<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Produk Kesehatan Alami &#124; Herbal Yogyakarta &#187; kanker</title>
	<atom:link href="http://herbal.jengayu.com/tag/kanker/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://herbal.jengayu.com</link>
	<description>Produk Herbal Alami untuk Kesehatan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Nov 2009 01:24:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<image>
  <link>http://herbal.jengayu.com</link>
  <url>http://jengayu.com/images/favicon.ico</url>
  <title>Produk Kesehatan Alami | Herbal Yogyakarta</title>
</image>
		<item>
		<title>Sambiloto</title>
		<link>http://herbal.jengayu.com/2009/09/sambiloto/</link>
		<comments>http://herbal.jengayu.com/2009/09/sambiloto/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 20:10:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Herbal P-T]]></category>
		<category><![CDATA[darah tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[kencing manis]]></category>
		<category><![CDATA[malaria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herbal.jengayu.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[
Sambiloto
(Andrographis paniculata Ness.)
Sinonim :
= Andrographis paniculata, Ness. = Justicia stricta, Lamk. = J.paniculata, Burm. = J.latebrosa, Russ.
Familia :
Acanthaceae
Nama Lokal :
Ki oray, ki peurat, takilo (Sunda). bidara, sadilata, sambilata,; takila (Jawa). pepaitan (Sumatra).; Chuan xin lian, yi jian xi, lan he lian (China), xuyen tam lien,; cong cong (Vietnam). kirata, mahatitka (India/Pakistan).; Creat, green chiretta, halviva, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://iptek.net.id/ind/pd_tanobat/gambar/sambiloto.jpg" alt="sambiloto Sambiloto" width="252" height="208" title="Sambiloto" /></p>
<p><strong>Sambiloto</strong><br />
(Andrographis paniculata Ness.)</p>
<p><strong>Sinonim :</strong><br />
= Andrographis paniculata, Ness. = Justicia stricta, Lamk. = J.paniculata, Burm. = J.latebrosa, Russ.</p>
<p><strong>Familia :</strong><br />
Acanthaceae</p>
<p><strong>Nama Lokal :</strong><br />
Ki oray, ki peurat, takilo (Sunda). bidara, sadilata, sambilata,; takila (Jawa). pepaitan (Sumatra).; Chuan xin lian, yi jian xi, lan he lian (China), xuyen tam lien,; cong cong (Vietnam). kirata, mahatitka (India/Pakistan).; Creat, green chiretta, halviva, kariyat (Inggris).;</p>
<p><strong>BAGIAN YANG DIGUNAKAN :</strong><br />
Herba. Dipanen sewaktu tumbuhan ini mulai berbunga. Setelah dicuci, dipotong-potong seperlunya lalu dikeringkan.</p>
<p><strong>INDIKASI :</strong><br />
Herba sambiloto ini berkhasiat untuk mengatasi:<br />
- hepatitis, infeksi saluran empedu,<br />
- disentri basiler, tifoid, diare, influenza, radang amandel (tonsilitis),<br />
abses paru, radang paru (pneumonia), radang saluran napas<br />
(bronkhitis), radang ginjal akut (pielonefritis akut), radang telinga<br />
tengah (OMA), radang usus buntu, sakit gigi,<br />
- demam, malaria,<br />
- kencing nanah (gonore),<br />
- kencing manis (DM),<br />
- TB paru, skrofuloderma, batuk rej an (pertusis), sesak napas (asma),<br />
- darah tinggi (hipertensi),<br />
- kusta (morbus hansen = lepra),<br />
- leptospirosis,<br />
- keracunan jamur, singkong, tempe bongkrek, makanan laut,<br />
- kanker: penyakit trofoblas seperti kehamilan anggur (mola hidatidosa)<br />
dan penyakit trofoblas ganas (tumor trofoblas), serta tumor paru.<br />
<strong><br />
CARA PEMAKAIAN :</strong><br />
Herba kering sebanyak 10 &#8211; 20 g direbus atau herba kering digiling halus menjadi bubuk lalu diseduh, minum atau 3 &#8211; 4 kali sehari,  4 &#8211; 6 tablet. Untuk pengobatan kanker, digunakan cairan infus, injeksi, atau tablet. Untuk pemakaian luar, herba segar direbus lalu airnya digunakan untuk cuci atau digiling halus dan dibubuhkan ke tempat yang sakit, seperti digigit ular berbisa, gatal-gatal, atau bisul.</p>
<p><em>Sumber :  iptek.net</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herbal.jengayu.com/2009/09/sambiloto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mahkota Dewa</title>
		<link>http://herbal.jengayu.com/2009/09/mahkota-dewa/</link>
		<comments>http://herbal.jengayu.com/2009/09/mahkota-dewa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 08:30:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Herbal K-O]]></category>
		<category><![CDATA[disentri]]></category>
		<category><![CDATA[eksim]]></category>
		<category><![CDATA[gatal-gatal]]></category>
		<category><![CDATA[jerawat]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herbal.jengayu.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[

Mahkota Dewa
(Phaleria macrocarpa [Scheff.] Boerl.)
Sinonim :
P. papuana Warb. var. Wichnannii (Val.) Back.
Familia :
Thymelaeaceae
Uraian :
Mahkota dewa bisa ditemukan ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias atau di kebun-kebun sebagai tanaman peneduh. Asal tanaman mahkota dewa masih belum diketahui. Menilik nama botaninya Phaleria papuana, banyak orang yang memperkirakan tanaman ini populasi aslinya dari tanah Papua, Irian Jaya. Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://i26.tinypic.com/25g9nq8.jpg" alt="mahkota dewa" width="190" height="252" title="Mahkota Dewa" /></p>
<p style="text-align: center;">
<p><strong>Mahkota Dewa</strong><br />
(Phaleria macrocarpa [Scheff.] Boerl.)</p>
<p><strong>Sinonim :</strong><br />
P. papuana Warb. var. Wichnannii (Val.) Back.</p>
<p><strong>Familia :</strong><br />
Thymelaeaceae</p>
<p><strong>Uraian :</strong><br />
Mahkota dewa bisa ditemukan ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias atau di kebun-kebun sebagai tanaman peneduh. Asal tanaman mahkota dewa masih belum diketahui. Menilik nama botaninya Phaleria papuana, banyak orang yang memperkirakan tanaman ini populasi aslinya dari tanah Papua, Irian Jaya. Di sana memang bisa ditemukan tanaman ini. Mahkota dewa tumbuh subur di tanah yang gembur dan subur pada ketinggian 10-1.200 m dpl. Perdu menahun ini tumbuh tegak dengan tinggi 1-2,5 m. Batangnya bulat, permukaannya kasar, warnanya cokelat, berkayu dan bergetah, percabangan simpodial. Daun tunggal, letaknya berhadapan, bertangkai pendek, bentuknya lanset atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan licin, warnanya hijau tua, panjang 7-10 cm, lebar 2-5 cm. Bunga keluar sepanjang tahun, letaknya tersebar di batang atau ketiak daun, bentuk tabung, berukuran kecil, berwarna putih, dan harum. Buah bentuknya bulat, diameter 3-5 cm, permukaan licin, beralur, ketika muda warnanya hijau dan merah setelah masak. Daging buah berwarna putih, berserat, dan berair. Biji bulat, keras, berwarna cokelat. Berakar tunggang dan berwarna kuning kecokelatan. Perbanyakan dengan cangkok dan bijinya.</p>
<p><strong>NAMA DAERAH</strong> Simalakama (Melayu), makutadewa, makuto mewo, makuto ratu, makuto rojo (Jawa).</p>
<p><strong>NAMA ASING &#8211; NAMA SIMPLISIA </strong>Phaleriae Fructus (buah mahkota dewa).</p>
<p><strong>BAGIAN YANG DIGUNAKAN</strong><br />
Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah daun; daging dan kulit buahnya. Daun dan kulit buah bisa digunakan segar atau yang telah dikeringkan, sedangkan daging buah digunakan setelah dikeringkan.</p>
<p><strong>INDIKASI</strong><br />
Kulit buah dan daging buah digunakan untuk:<br />
- disentri,<br />
- psoriasis, dan jerawat.</p>
<p>Daun dan biji digunakan untuk pengobatan:<br />
- penyakit kulit, seperti ekzim dan gatal-gatal.</p>
<p><em>Sumber : iptek.net.id</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herbal.jengayu.com/2009/09/mahkota-dewa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
